Kamis, 28 November 2013

Puisi ku


Coba tengok hati yang rapuh ini...
Yang rapuh karena engkau goreskan luka sebersit kaca
Yang engkau basuh dengan air asam
Yang engkau balut dengan rasa acuh
Coba rasakan...
Perih dan sakitnya luka itu
Ketika hati ini butuh perhatian, dan engkau acuhkan begitu saja
Engkau yang pergi begitu saja
Meninggalkan sejuta tawa, tangis, canda dan bahagia
Lalu engkau tukar sekejap saja dengan rasa kecewa itu
Dimana nurani tulusmu?
Melihat jutaan orang menangis, merelakan air matanya terjatuh untuk mu?
Dimana hati yang dulu bersimpati?
Yang dulu mengatakan “Jangan Sia-Siakan Air Matamu Itu..”
Ku mohon, jangan buat rasa kecewa itu bertambah dan lebih dalam padamu
Ku mohon, jadilah dirimu yang dulu, walau kini kau tak bersama mereka
Mereka..
Sahabat yang bersedia ada saat kau terjatuh dan saat kau mampu berjalan tegak
Sahabat yang rela melepasmu untuk mengejar impian dan harapan lain dihidup mu